Terapi ozon untuk kecantikan dan kesehatan

Dr. Henti Widowati, M.Biomed(AAM).,Dipl.Cibtac

dokterMemiliki wajah cantik dan kulit yang kencang tanpa kerutan serta kesehatan yang optimal dari waktu ke waktu tentu menjadi dambaan setiap wanita, namun karena adanya faktor pertambahan usia, polusi, radikal bebas yang tinggi, matahari, perubahan iklim yang ekstrim, serta gaya hidup tidak sehat membuat dambaan awet muda hanya menjadi angan-angan.

Untuk memujudkan impian tersebut ada beberapa tindakan preventif atau pencegahan yang dapat kita lakukan untuk menghambat laju proses penuaan, agar kita tetap dapat mencapai apa yang kita dambakan, yaitu dengan memulai gaya hidup sehat, mengkonsumsi multivitamin serta antioksidan dan melakukan salah satu terapi yang dikenal dengan terapi ozon. Terapi ozon dalam dunia kedokteran sdh dimulai sejak tahun 1915 di Jerman. Di Indonesia sendiri dimulai sejak tahun 1988.

Terapi ozon digunakan dalam dunia kedokteran sebagai terapi komplimenter. Terapi ini menggunakan gas ozon dengan O2 murni sebagai sumber oksigen, yang bebas dari gas-gas berbahaya seperti CO dan oksida nitrogen. Ketika berada dalam darah ozon (O3) yang reaktif akan kembali menjadi oksigen (O2) dengan melepaskan satu atom O dan energy photon yang sangat bermanfaat untuk menetralisir radikal bebas penyebab gangguan kesehatan, penuaan dini dan keriput pada kulit.

Manfaat terapi ozon untuk kesehatan dan kecantikan adalah dengan cara membantu proses oksigenasi ke seluruh sel-sel tubuh dan mengencerkan darah dengan cara melepaskan perlengketan antar sel-sel darah merah. Dengan encernya darah maka distribusi nutrisi ke seluruh jaringan termasuk ke sel-sel kulit dan organ-organ tubuhpun menjadi lebih optimal. Terapi ini juga mengaktifkan antioksidan internal dalam tubuh sehingga proses regenerasi sel dan pembentukan collagen berlangsung optimal dengan hasil akhir akan didapatkan kulit yang cerah dan efek rejuvenation.

Manfaat lain terapi ozon adalah membantu menyeimbangkan kadar hormon dalam tubuh, memperbaiki sistem imunitas/kekebalan, meningkatkan ATP sebagai sumber energy tubuh, dan juga dapat membunuh bakteri, virus, parasit dan jamur, dengan khasiatnya ini maka terapi ozon juga dapat digunakan untuk terapi pada kasus jerawat dan infeksi pada saluran reproduksi wanita seperti keputihan baik yang disebabkan oleh bakteri, jamur maupun parasit lain.

Metode terapi yang sering digunakan adalah Major AutoHemotherapy (AHT). Pada metode ini menggunakan darah sebanyak 50cc sampai 100cc yang diambil dari vena lengan, dialirkan kedalam botol vakum dan steril, diberi ozon dengan konsentrasi 10-40 mcg/ml, kemudian darah dialirkan kembali kedalam tubuh. Proses terapi ini memakan waktu lebih kurang 20 menit, dengan interval 1x seminggu bila kadar radikal bebas dalam darah masih tinggi dan selanjutnya dapat dilakukan maintenance sebulan 1x. Semua alat medis yang digunakan bersifat personal, steril, dan sekali pakai, sehingga aman digunakan.Tak ada risiko kontak dengan darah orang lain

Sehingga dengan rutin melakukan terapi ozon, selain akan didapatkan kulit yang cantik, bersih, cerah dan halus juga akan didapatkan tubuh yang sehat.